(Kamis, 20 Sept 2007 Perjuangan Wali Murid yang Anaknya Dikeluarkan dari SMPN 4 Tulungagung )
BeNDoT: Bocah, bocah …. iseng-iseng “berhadiah”, orangtua kamu nangis-nagis! Masih SMP sudah tahu begituan. Gua saja baru tahu setelah SMA (telat ya?) Buat para blogger/pembaca lainnya: Apakah di ponsel hape anda, anak anda yang SD, SMP, SMU, SMA, STM, sodara anda, terdapat gambar atau video porno?
Agus Merasa Anaknya Difitnah, Lasmi Bersimpuh Minta Maaf
Arogansi sikap SMPN 4 Tulungagung yang mengeluarkan siswanya karena sebarkan video porno tak hanya Oki Anggoro Yunianto. Satu lagi, Edy Teguh Prasetyo juga ikut didepak dari sekolah tersebut. Bagaimana perjuangan para wali murid korban gambar porno tersebut? Berikut laporannya.
Triyoga Agus N, Ratu
Kegiatan Pondok Ramadan minggu pertama di SMPN 4 Tulungagung terusik. Itu menyusul mencuatnya kasus yang menimpa dua siswa Oki Anggoro Yunianto dan Edy Teguh Prasetyo. Dua pelajar itu dituduh menyebarkan rekaman gambar porno di ponsel teman-temannya dan telah dikeluarkan dari sekolah. Namun, keputusan sekolah mengeluarkan dua siswa bermasalah tersebut ternyata berbuntut panjang. Sebab orang tua mereka tidak menerima keputusan yang tidak mendidik tersebut. Para orang tua mereka berjuang dan ngotot mempertahankan anak kesayangannya supaya tetap bisa belajar di sekolah yang berada di Jl Abdul Fattah tersebut.
Agus Purwanto, orang tua Oki, tetap yakin anaknya tidak bersalah. Pria yang juga anggota Satpol PP itu belum percaya bahwa anaknya memiliki rekaman film porno. Sebab dia mengaku rutin mengecek ponsel milik putranya tersebut.
“Tiga hari sekali saya minta HP yang dibawa anak saya itu. Dan saya selalu cek apa saja isinya. Dan saya tidak pernah menemukan ada rekaman film porno seperti yang dituduhkan sekolah,” ungkap Agus Purwanto menyakinkan.
Bahkan Agus Purwanto juga mengaku masih ingat kapan terakhir kali mengecek isi HP Oki. Sehari sebelum sekolah melakukan razia, Agus memeriksa telepon selular siswa yang baru tiga bulan menjadi siswa SMPN 4 Tulungagung. “Waktu itu dia berangkat ke sekolah juga saya yang mengantarkan. Sebelum berangkat saya cek HP-nya dan tidak ada,” beber Agus.
Itulah yang mendorong Agus melayangkan protes ke pihak sekolah. Apalagi, pihak sekolah tidak menemukan bukti adanya rekaman gambar porno saat memeriksa HP Oki. “Ini kan namanya fitnah karena sekolah tidak bisa membuktikan. Mereka melakukan tindakan hanya karena ada aduan dari siswa lain,” kata Agus.
Sementara Lasmi, orang tua Edy Teguh Prasetyo juga keberatan anaknya dikeluarkan. Meski dia mengakui anaknya bersalah karena terbukti menyimpan film porno di HP, tetapi dia berharap sekolah memberikan ampunan. Menurut wanita paro baya tidak menyebarkan rekaman itu ke teman-temannya. Edy Teguh hanya mempertontonkannya. Itupun karena atas permintaan dan desakan temannya. Karena itu, dia meminta kesalahan Edy dapat dimaafkan dan tidak dikeluarkan. “Anak saya memang salah karena di HP dia memang ada film itu,” ucap Lasmi.
Lasmi sudah berusaha berusaha mendatangi sekolah untuk meminta pengampunan. Beberapa kali dia sudah meminta maaf. Tapi tidak ada respons dan sekolah tetap kukuh mengeluarkan anaknya. Terakhir datang ke sekolah, Lasmi justru disodori menandatangi surat pengeluaran anaknya, tapi Lasmi menolak. “Saya bersimpuh di hadapan guru yang menemui dan menangis minta maaf tapi tetap tidak bisa,” jelas warga Kelurahan Tertek, Kecamatan Tulungagung ini.
Lasmi ngotot memperjuangkan anaknya karena tidak mau anaknya keluar karena masalah seperti itu. Sebab nanti akan kesulitan mencari sekolah lagi dan bisa-bisa putus sekolah. “Sekolah lain mungkin akan keberatan kalau tahu bahwa anak saya dikeluarkan gara-gara masalah ini,” ucapnya.**
http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=172975&c=115
Berita terkait:
http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=172835&c=115
http://beritaheboh.wordpress.com/2007/09/08/tips-mencegah-anak-smu-membuat-video-porno-3gp/
Variasi kata: gambar filem film porno di ponsel hape anda porno telanjang bugil telepon telpon selular seluler









April 19, 2009 at 11:36 am
g8
August 25, 2008 at 11:36 pm
Gmn sih…
Msa’ generasi muda ky’ gni… Indonesia mo di kemanain gt…
Bwt ortuny
Klo dah kjadian bru protes…
Bkn slah skulny lo mau d keluarkn,
Tp ortu sndri jg slah,
Shrsny ortu mncegah perbuatn spt itu,dg tdk membelikan ankny hp,bkn dg cra mengecek 3 hri sekali
Zman skrng tu ank2 lbh pinter dr ortu,g ada y gaptek,,,
October 26, 2007 at 11:36 am
Hoi!!!!
Gue sebagai mentan keyboardis salah satu band di SMPN 4 merasa kecewa dengan kelakuan Oki!!!
Why…Why baby…..
Buat murid SMPN 4 yang lain,jangan coba2 sama Sempatik, karena pak Jarot bisa ngegigit kalo lg marah,hehehe….
I,m sory dad……….
^_^