(Jumat, 21 Sept 2007  Polisi Razia Ponsel Pelajar : Dua Diketahui Terdapat File dan Video Porno)

MOJOKERTO – Maraknya gambar dan video porno yang akhir-akhir ini digemari para pelajar, memantik jajaran Kepolisian Polresta Mojokerto bertindak tegas. Kamis (20/9) kemarin, dua Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Mojokerto, yaitu SMA THN dan SMAN 2 didatangi polisi untuk merazia ponsel milik pelajar. Razia ini untuk memastikan apakah ada gambar dan video porno yang sengaja disimpan dalam ponsel siswa.

Hasilnya, petugas mengamankan dua ponsel milik dua siswa SMAN 2 Kota Mojokerto berinisial S dan P, karena kedapatan menyimpam file dan video mesum. Tidak hanya ponsel, petugas juga memeriksa tas dan dompet milik pelajar untuk memastikan adanya peredaran narkoba yang masuk ke sekolah.

Kapolresta Etik Margawati melalui Kabagbinamitra AKP Sugeng Hadi Purnomo mengungkapkan, razia pelajar dilakukan dalam rangka mendukung operasi pekat (penyakit masyarakat) yang sasarannya adalah, minuman keras (miras) perjudian dan narkoba. “Khususnya narkoba dan gambar porno yang saat ini digemari para pelajar,” ujar Sugeng didampingi Kasatreskrim AKP Dolly A. Primanto.

Dengan melibatkan 30 petugas, razia yang sifatnya mendadak tersebut diawali dengan menyisir ponsel dan barang bawaan pelajar di SMA Taruna Nusa Harapan (TNH) Kota Mojokerto. Sebanyak 20 ruang kelas dari 330 siswa langsung dirazia petugas secara bersamaan saat berlangsungnya pelajaran.

Hal tersebut membuat pelajar terkejut. Satu per satu setiap ponsel beserta barang bawaannya diperiksa. Termasuk buku pelajaran siswa. Namun, dalam razia yang berlangsung satu jam itu, petugas tidak mendapati ponsel yang menyimpan gambar atau video porno.

Kepala SMA TNH Sudjikan mengungkapkan, razia ini cukup menganggu kegiatan belajar-mengajar di sekolah. “Meskipun menganggu jam pelajaran, saya rasa razia ini cukup penting,” kata Sudjikan.

Dari SMA TNH, polisi bergerak ke SMAN 2 Kota Mojokerto. Dengan teknis razia yang sama seperti di SMA TNH, petugas menemukan dua ponsel yang terdapat file dan video mesum. “Dari dua ponsel itu, gambar pornonya sudah dihapus. Hanya, file dan video mesumnya masih tersimpan,” jelas Sugeng.

Oleh petugas, ponsel tersebut diamankan dan diserahkan ke sekolah untuk diproses sesuai tatib sanksi dan pembinaan di sekolah. Diduga razia tersebut sebelumnya bocor. Karena saat diperiksa, petugas menemukan sedikitnya tiga buah memory card (MMC) dari dalam tiga ponsel milik siswa disembunyikan. Diduga, MMC tersebut disimpan dulu oleh pemiliknya, sebelum petugas datang. Tak ayal, guna memastikan MMC ponsel telah disimpan pemiliknya, petugas juga memeriksa semua yang menempel di tubuh siswa, termasuk memeriksa kartu pelajar. Nindio, salah satu siswa SMAN 2 mengatakan, meskipun razia dilakukan saat jam pelajaran berlangsung, namun secara moral dia mengaku tidak keberatan.

Kepala SMAN 2 Arifin Subkhi melalui Eko Nuradi, koordinator tatib sekolah mengatakan, dengan ditemukannya ponsel yang menyimpan file dan video mesum, pihaknya akan menindak siswa yang bersangkutan dengan memberikan sanksi membuat pernyataan.

“Kita panggil orang tuanya, sekaligus membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” kata Eko. Dikatakanya, belakangan sekolah memberikan sanksi skorsing dan tindakan pembinaan moral di pondok pesantren kepada tiga siswa yang kedapatan menyimpan gambar dan video porno. (ris)

http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=173015&c=109


  1. 1 bungurasih bungur asih Bokep Blogspot (.)(.) Gadis Perawan Asli Lokal Indonesia « ( o )( o ) Bungurasih.Blogspot.com = Blog Bokep ( o )( o )

    [...] Polisi Razia Ponsel Pelajar: Dua Diketahui Terdapat File dan Video Porno [...]




Leave a Comment